

Ratusan tahun bertapa dan tertidur di puncak gunung, tetua tertinggi sebuah sekte persilatan terbangun tepat saat puluhan ribu musuh mengepung gerbang. Hanya dengan melayangkan satu tinju santai yang meratakan seisi pasukan lawan, ia bangkit menagih utang darah masa lalu yang belum terlunasi.