

Usai bertapa puluhan tahun, tetua berwujud pemuda mendapati keluarganya hancur dan hanya menyisakan cicit perempuan yang koma. Ia menghukum para pengkhianat, merebut kembali warisan leluhur, serta menyembuhkan sang cicit. Sembari melatihnya, ia menumpas musuh demi mengembalikan kejayaan keluarganya.