

Melawan kerabat tamak yang merampas santunan dan berniat menjual adiknya, pemuda yatim ini memilih hidup mandiri bersama adik-adiknya. Berbekal fisik prima dan mata air ajaib, ia berburu serta merintis usaha, mengatasi segala intrik hingga berhasil mewujudkan keluarga yang mandiri dan bahagia.