

Memasuki ibu kota di tengah intrik politik penghapusan wilayah kekuasaan, putra adipati utara ini berpura-pura menjadi pemuda pemalas demi menyembunyikan kelihaiannya. Melalui syair memukau dan strategi catur politik tingkat tinggi, ia membongkar misteri konspirasi lama yang mengancam kekaisaran.