

Seorang anak perempuan yang tertukar sejak lahir akhirnya kembali kepada keluarga kandungnya saat berusia empat tahun. Meski tanda lahir di wajahnya menjadi bahan ejekan, keluarganya tetap membela dan menyayanginya. Sejak kepulangannya, kehidupan keluarga yang semula miskin perlahan membaik.